Kenapa SEFT begitu efektif menjadi jalan kesembuhan?
SEFT memang hanya sebuah terapi pikiran dan
psikologis, bukan racikan obat sintetis atau herbal. Tapi perlu kita pahami
bahwa kesehatan 90% dipengaruhi oleh psikologis dan 10% dipengaruhi oleh obat
dan nutrisi. Itulah kenapa terkadang
orang yang dirawat di RS penyakitnya sulit sembuh karena dia stress memikirkan
biaya berobat, merepotkan banyak orang, obat yang pahit, jarum suntik, suasana
dll ditambah lagi nama tempatnya “Rumah Sakit” coba kalau “Rumah Sehat” Insya
Allah lebih baik, kita kan datang ke sana untuk jadi sehat bukan jadi sakit. The
American College of Family Physicians memperkirakan bahwa 90% penyakit
disebabkan oleh faktor psikogenik (pikiran), bukan organogenik (fisik). Untuk
memahami terjadinya penyakit psikosomatis, maka kita perlu mengetahui beberapa
hukum pikiran, emosi apa saja yang menyebabkan munculnya penyakit? Bagaimana
mengelola emosi dan menangani penyakit psikosomatis tersebut?
Setiap hari banyak sekali kejadian yang tidak kita
inginkan, seperti contoh kondisi macet di jalan, barang yang tertinggal, kesel,
jengkel dll akhirnya karena tidak berani diekpresikan, semua kegalauan itu
dipendam dan menjadi sampah-sampah emosi yang tidak bisa dikeluarkan. Jika
tidak segera dikeluarkan, sampah emosi tersebut akan menimbulkan
masalah-masalah kesehatan. Cara mengeluarkannya antara lain dengan meningkatkan
kualitas dan kuantitas ibadah. Namun di zaman sekarang, banyak orang sulit
untuk mengoptimalkan ibadah dikarenakan minimnya motivasi dan dangkalnya ilmu.
Sehingga para pakar islam berijtihad melakukan cara muamallah yang bisa
menjembatani agar manusia bisa optimal beribadah untuk meraih kesehatan lahir
dan batin dalam rangka meraih dunia bahagia akhirat surga. SEFT dirancang
selain menjadi jalan kesembuhan juga jembatan untuk mengoptimalkan ibadah guna
bertemu dengan Allah swt.
Kesehatan dipengaruhi oleh 5 Faktor :
1.
Manajemen Stress
2.
Buah dan Sayuran
3.
Minum Air Putih
4.
Olah Raga
5.
Hindari toksin/racun
Berikut ini perbedaan Obat sintetis dan herbal,
dikutip dari buku Natural Healing Course – HPA Internasional.
1. Sumber
Obat kimia berasal dari barat, seperti kita ketahui sebelum datang
masa renaisance ( masa kebangkitan) bangsa barat merupakan bangsa yang bodoh
yang tidak memiliki pengetahuan dan kebudayaan. Barulah setelah mereka belajar
dari islam dan timur mereka akhirnya mendapatkan eksistensi dan kekuasaan.
Sampai saat ini kitab Ibnu Sina masih dipergunakan sebagai sumber literature di
fakultas-fakultas kedokteran di eropa
2. Menggunakan bahan sintetis ( buatan )
Contoh bahan organik adalah air (H2O) ion H dan ion O
terbentuk secara alami di alam bukan disatukan secara sengaja di laboratorium.
Sedangkan obat sintetis penyatuannya dilakukan di laboratorium secara tidak
alami. Sedangkan tubuh manusia sendiri Allah swt desain hanya bisa sinkron
(harmonis) dengan zat-zat yang sifatnya alami.
3. Diserap Tubuh
Obat kimia 50% - 70% diserap dan sisanya mengendap di
ginjal, darah, otak dll inilah kenapa orang yang berobat dengan obat kimia,
seringkali berakhir dengan gagal ginjal. Dikarenakan obat kimia itu butiran
molekulnya kasar dan sulit diserap tubuh sehingga menjadi toksin yang
melemahkan imunitas tubuh dan juga membunuh mikroorganisme dan enzim yang
diperlukan tubuh (bersifat antibiotik). Sedangkan obat herba 90% diserap dan
sisanya dibuang melalui Buang air dan keringat, karena obat herba butirannya
lembut dan mudah diserap
4. Hanya meredakan
Obat kimia tidak dapat berfungsi untuk menghilangkan,
hanya meredakan sakit dengan cara menyumbat sel- sel syaraf.. lihat saja iklan
obat-obatan yang di TV apa ada yang slogannya "Menyembuhkan" ?..
kebanyakan hanya meredakan atau meringankan.. contoh : paracetamol sebenarnya
tidak menghilangkan demam, hanya memicu keluarnya keringat agar suhu badan
menurun.
5. Efek
Obat kimia efeknya memang cepat tapi merusak tubuh, sehingga di
lain waktu penyakit tersebut akan datang kembali dengan penyakit bawaan
lainnya, hasil kerusakkan tubuh. Sedangkan obat herba efeknya tidak secepat
obat kimia, tapi mencegah penyakit datang kembali
6. Tidak jelas kehalalanya
Industri terbesar ke 2 setelah industri militer adalah industri
farmasi..siapakah pemiliknya?.. jelas mereka adalah orang-orang non islam.
Apakah halal obat-obatan yang kita konsumsi?.. apakah ada label halal di
kemasannya?.. kenapa?.. coba baca ini Kenapa mereka
menyerang umat islam dengan zat-zat yang syubhat bahkan haram?.. karena yang
paling mereka takuti dari kita adalah doa kita, mereka akan mencari cara
bagaimana caranya doa umat islam tidak dikabulkan oleh Allah swt. Salah satu
yang menjadi penyebab tidak dikabulkannya doa,
adalah karena dalam tubuh kita banyak zat yang syubhat atau haram. Ditambah
lagi penjualan obat-obatan sintetis menjadi ladang mereka untuk mencari uang.
Beberapa penyakit bahkan ada sengaja yang dibuat, lalu mereka menjual serum
atau obatnya. Pernahkah berpikir, kakek dan nenek kita saja tidak pernah
diimunisasi tapi mereka rata-rata sehat, atau orang-orang zaman dahulu ketika
hamil jarang ada yang sungsang, kalaupun sungsang masih tertolong tanpa operasi
sesar. Menurut saya salah satu jawabannya, karena orang-orang zaman dahulu
sedikit sekali memiliki sampah emosi, mengingat zaman dulu kan belum ada TV,
media dll sehingga mereka terhindar dari stress mereka masih selalu disibukkan
oleh ibadah, dari segi fisik mereka masih memakan makanan alami seperti buah
dan sayuran, selalu minum air putih dan banyak berjalan kaki atau berlatih bela
diri sebagai bentuk olah raga. Referensi buku yang bisa dibaca antara lain :
Deadly Mist, Rasulullah saw is My Doctor, Jangan Ke Dokter Lagi, Mafia Kesehatan
dll
Tetapi keberadaan obat-obatan sintetis pun masih diperlukan,
terutama saat menghadapi kondisi darurat.
Wallahu alam bishawab
Ingin Lebih tahu apa itu SEFT? klik disini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar