Selasa, 03 Desember 2013

Kenapa harus memilih Herbal ?

Kenapa SEFT begitu efektif menjadi jalan kesembuhan?

SEFT memang hanya sebuah terapi pikiran dan psikologis, bukan racikan obat sintetis atau herbal. Tapi perlu kita pahami bahwa kesehatan 90% dipengaruhi oleh psikologis dan 10% dipengaruhi oleh obat dan nutrisi. Itulah kenapa terkadang orang yang dirawat di RS penyakitnya sulit sembuh karena dia stress memikirkan biaya berobat, merepotkan banyak orang, obat yang pahit, jarum suntik, suasana dll ditambah lagi nama tempatnya “Rumah Sakit” coba kalau “Rumah Sehat” Insya Allah lebih baik, kita kan datang ke sana untuk jadi sehat bukan jadi sakit. The American College of Family Physicians memperkirakan bahwa 90% penyakit disebabkan oleh faktor psikogenik (pikiran), bukan organogenik (fisik). Untuk memahami terjadinya penyakit psikosomatis, maka kita perlu mengetahui beberapa hukum pikiran, emosi apa saja yang menyebabkan munculnya penyakit? Bagaimana mengelola emosi dan menangani penyakit psikosomatis tersebut?
Setiap hari banyak sekali kejadian yang tidak kita inginkan, seperti contoh kondisi macet di jalan, barang yang tertinggal, kesel, jengkel dll akhirnya karena tidak berani diekpresikan, semua kegalauan itu dipendam dan menjadi sampah-sampah emosi yang tidak bisa dikeluarkan. Jika tidak segera dikeluarkan, sampah emosi tersebut akan menimbulkan masalah-masalah kesehatan. Cara mengeluarkannya antara lain dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah. Namun di zaman sekarang, banyak orang sulit untuk mengoptimalkan ibadah dikarenakan minimnya motivasi dan dangkalnya ilmu. Sehingga para pakar islam berijtihad melakukan cara muamallah yang bisa menjembatani agar manusia bisa optimal beribadah untuk meraih kesehatan lahir dan batin dalam rangka meraih dunia bahagia akhirat surga. SEFT dirancang selain menjadi jalan kesembuhan juga jembatan untuk mengoptimalkan ibadah guna bertemu dengan Allah swt.

Kesehatan dipengaruhi oleh 5 Faktor :
1.     Manajemen Stress
2.     Buah dan Sayuran
3.     Minum Air Putih
4.     Olah Raga
5.     Hindari toksin/racun

Berikut ini perbedaan Obat sintetis dan herbal, dikutip dari buku Natural Healing Course – HPA Internasional.

1. Sumber
Obat kimia berasal dari barat, seperti kita ketahui sebelum datang masa renaisance ( masa kebangkitan) bangsa barat merupakan bangsa yang bodoh yang tidak memiliki pengetahuan dan kebudayaan. Barulah setelah mereka belajar dari islam dan timur mereka akhirnya mendapatkan eksistensi dan kekuasaan. Sampai saat ini kitab Ibnu Sina masih dipergunakan sebagai sumber literature di fakultas-fakultas kedokteran di eropa

2. Menggunakan bahan sintetis ( buatan )
 Contoh bahan organik adalah air (H2O) ion H dan ion O terbentuk secara alami di alam bukan disatukan secara sengaja di laboratorium. Sedangkan obat sintetis penyatuannya dilakukan di laboratorium secara tidak alami. Sedangkan tubuh manusia sendiri Allah swt desain hanya bisa sinkron (harmonis) dengan zat-zat  yang sifatnya alami.

3. Diserap Tubuh
 Obat kimia 50% - 70% diserap dan sisanya mengendap di ginjal, darah, otak dll inilah kenapa orang yang berobat dengan obat kimia, seringkali berakhir dengan gagal ginjal. Dikarenakan obat kimia itu butiran molekulnya kasar dan sulit diserap tubuh sehingga menjadi toksin yang melemahkan imunitas tubuh dan juga membunuh mikroorganisme dan enzim yang diperlukan tubuh (bersifat antibiotik). Sedangkan obat herba 90% diserap dan sisanya dibuang melalui Buang air dan keringat, karena obat herba butirannya lembut dan mudah diserap

4. Hanya meredakan
    Obat kimia tidak dapat berfungsi untuk menghilangkan, hanya meredakan sakit dengan cara menyumbat sel- sel syaraf.. lihat saja iklan obat-obatan yang di TV apa ada yang slogannya "Menyembuhkan" ?.. kebanyakan hanya meredakan atau meringankan.. contoh : paracetamol sebenarnya tidak menghilangkan demam, hanya memicu keluarnya keringat agar suhu badan menurun.

5. Efek
Obat kimia efeknya memang cepat tapi merusak tubuh, sehingga di lain waktu penyakit tersebut akan datang kembali dengan penyakit bawaan lainnya, hasil kerusakkan tubuh. Sedangkan obat herba efeknya tidak secepat obat kimia, tapi mencegah penyakit datang kembali

6. Tidak jelas kehalalanya
Industri terbesar ke 2 setelah industri militer adalah industri farmasi..siapakah pemiliknya?.. jelas mereka adalah orang-orang non islam. Apakah halal obat-obatan yang kita konsumsi?.. apakah ada label halal di kemasannya?.. kenapa?.. coba baca ini  Kenapa mereka menyerang umat islam dengan zat-zat yang syubhat bahkan haram?.. karena yang paling mereka takuti dari kita adalah doa kita, mereka akan mencari cara bagaimana caranya doa umat islam tidak dikabulkan oleh Allah swt. Salah satu yang menjadi penyebab tidak dikabulkannya doa, adalah karena dalam tubuh kita banyak zat yang syubhat atau haram. Ditambah lagi penjualan obat-obatan sintetis menjadi ladang mereka untuk mencari uang. Beberapa penyakit bahkan ada sengaja yang dibuat, lalu mereka menjual serum atau obatnya. Pernahkah berpikir, kakek dan nenek kita saja tidak pernah diimunisasi tapi mereka rata-rata sehat, atau orang-orang zaman dahulu ketika hamil jarang ada yang sungsang, kalaupun sungsang masih tertolong tanpa operasi sesar. Menurut saya salah satu jawabannya, karena orang-orang zaman dahulu sedikit sekali memiliki sampah emosi, mengingat zaman dulu kan belum ada TV, media dll sehingga mereka terhindar dari stress mereka masih selalu disibukkan oleh ibadah, dari segi fisik mereka masih memakan makanan alami seperti buah dan sayuran, selalu minum air putih dan banyak berjalan kaki atau berlatih bela diri sebagai bentuk olah raga. Referensi buku yang bisa dibaca antara lain : Deadly Mist, Rasulullah saw is My Doctor, Jangan Ke Dokter Lagi, Mafia Kesehatan dll

Tetapi keberadaan obat-obatan sintetis pun masih diperlukan, terutama saat menghadapi kondisi darurat.
Wallahu alam bishawab

Ingin Lebih tahu apa itu SEFT? klik disini



Tidak ada komentar:

Posting Komentar